Laman

Ucapan Selamat Tahun Baru 2017, Ucapan Valentine, Ucapan Hari Kartini RA, Ucapan Selamat Ulang Tahun

Sabtu, 22 Oktober 2016

Ucapan Selamat Hari Gerakan Satu Juta Pohon (Internasional) 2017

Hari Gerakan Satu Juta Pohon (Internasional) - Setiap tanggal 10 Januari, masyarakat dunia merayakan hari sejuta pohon sedunia. Meski tidak banyak selebrasi yang digelar, penting untuk mengetahui kelestarian pohon yang bermanfaat banyak bagi manusia.


Pohon, batang hidup dengan juntaian daun hijau, dan memiliki proses fotosintesis yang mengagumkan, menjadi komponen alam penting bagi manusia dan hewan. Pohon diketahui dapat mengurangi kadar CO2 di udara dan menghasilkan O2. Pohon juga dapat menahan laju air sehingga akan lebih banyak yang terserap ke dalam tanah.

Menurut penelitian, tegakan hutan yang berdaun jarum mampu membuat 60 persen air hujan terserap tanah. Bahkan tegakan hutan yang berdaun lebar mampu membuat 80 persen air hujan terserap tanah. Dengan kemampuan ini akan meningkatkan cadangan air tanah yang berujung pada kesejahteraan manusia.

Pemerintah Indonesia mulai menerapkan kebijakan soal kelestarian pohon melalui gerakan Satu Miliar Pohon. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dalam Hari Menanam Pohon Indonesia di kawasan hutan komplek Bandara Soekarno Hatta, November silam, menyatakan, penanaman pohon dari Januari hingga Oktober 2012 telah mencapai 732 juta pohon. Atau sudah memenuhi 70 persen dari target satu miliar batang.

Hari Gerakan Satu Juta Pohon

Namun, ditegaskan oleh anggota Dewan Kehutanan Nasional Martua Sirait, tidak perlu banyak seremoni untuk perayaan Hari Sejuta Pohon. "Yang penting bukan hanya menanam, tapi menjamin pohon yang ditanam itu jadi," kata Martua ketika ditemui, Selasa (8/1) lalu.

Akademisi Fakultas Biologi Universitas Nasional Sri Suci Utami Atmoko, ikut menyatakan bukan hanya bentuk penanaman yang penting. "Orang kita kadang hanya menanam, tapi lupa merawatnya," ujar Suci.

Untuk penanaman pun perlu dilihat juga keanekaragaman hayati lingkungan baru si pohon yang ditanam. Jangan hanya membekam pohon bernilai ekonomi seperti jati dan sengon saja. "Hutan itu banyak isinya dan saling berhubungan satu sama lain," kata Suci.

Gerakan Satu Juta Pohon, pertama kali dicanangkan oleh Presiden Soeharto pada 10 Januari 1993. 

Gerakan Satu Juta Pohon bertujuan mewujudkan lingkungan yang sejuk, sehat dan asri. Hal ini ditempuh dengan cara mengajak seluruh lapisan masyarakat menanam pohon sampai melampaui satu juta pohon di setiap propinsi. 

Gerakan Satu Juta Pohon merupakan program Kantor Menteri Lingkungan Hidup waktu itu yang pelaksanaannya bekerjasama dengan Deparpostel, Depdagri, Dephut dan Depkes. (Hari-hari besar/zkl) Para pemuda yang tergabung 234 Solidarity Community atau sering disebut dengan 234 SC yang berdomisili di Regional Wilayah Cilacap, pada tanggal 10 Januari 2015 kemarin, ikut serta dalam Gerarakan Satu Juta Pohon Tersebut. Adapun jenis pohon yang ditaman adalah pohon buah mengkudu, pemilihan penanaman pohon buat tersebut dengan alasan bahwa mengkudu merupakan tumbuhan yang dapat tumbuh disegala jenis cuaca, selain itu buahnya juga sangat bermanfaat terutama untuk pengobatan berbagai penyakit, sehingga diharapkan kedepannya masyarakat dapat memanfaatkan buahnya dan tidak menebang batang pohonnya. 

Penanaman 20 Batang pohon mengkudu tersebut dilaksanakan di sepanjang jalan Lingkar Teluk Penyu, Desa Tegal Kamulya, Cilacap selatan. Pemilihan lokasi tentu dengan pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan lokasi yang gersang dan kurang resapan air. Bunyawan selaku koordinator dari kegiatan ini menuturkan bahwa selain untuk mengikuti Gerakan Satu Juta Pohon juga untuk memanfaatkan pohon mengkudu yang banyak tumbuh di dekat rumahnya, "Pohon mengkudu itu kan bisa tumbuh walopun kemarau atau penghujan, juga tetap tahan walaupun musim angin daya dari arah laut, lagian pohonnya banyak tumbuh dekat rumah saya, jadi daripada tidak dimanfaatkan ya kita taman saja dipinggir jalan ini" ujarnya saat ditemui di lokasi penanaman. Dengan alat sederha berupa sendok semen, penanaman ini berlangsung cepat, "kalau kita niat pasti bisa, nyatanya kita taman pakai sendok semen juga bisa cepet selesainya". 

Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh untuk padara pemuda di Indonesia pada umumnya dan di Daearah Cilacap pada khususnya untuk melakukan hal-hal yang positif dan bermanfaat.
Facebook Twitter Google+

Back To Top